Hati-hati terhadap telemarketing asuransi!

Suatu hari saya pernah mendapatkan panggilan telepon dengan kode daerah DKI Jakarta. Ternyata penelpon mengaku sebagai seseorang (dia tidak menyebut dirinya sebagai pegawai) yang berasal dari Kantor Pusat Bank BNI Jalan Jend. Sudirman Jakarta. Karena saya juga merupakan nasabah Bank BNI, maka saya bersedia meladeni pembicaraan telepon tersebut. Si Penelpon berbicara dengan cukup cepat sehingga saya hampir tidak menangkap maksudnya. Hanya saja dia mengatakan bahwa saya merupakan nasabah BNI yang loyal sehingga berhak mendapatkan penawaran khusus dari Bank BNI yang bekerja sama dengan salah satu perusahaan asuransi (saya lupa nama perusahaannya). Merasa tidak begitu jelas maksudnya, saya kemudian bertanya secara perlahan-lahan, dan saya tanya langsung, “Maksudnya menawarkan asuransi?”. Ternyata memang benar. Penelpon tersebut memang menawarkan produk asuransi yang cara pembayarannya auto-debet dari rekening BNI, dia juga mengatakan bahwa saya tinggal hanya mengatakan “Ya” untuk menyutujui program tersebut dan tidak perlu hal-hal seperti penandatanganan surat-surat karena pembicaraan kami direkam. Karena saya berasal dari keluarga yang sangat anti-asuransi jiwa, maka setelah si penelpon itu bicara panjang lebar mengenai produknya itu, saya bilang saya perlu waktu untuk mikirin dulu. Si Penelpon seperti tidak ingin memberikan waktu bagi saya untuk mikir, dia memborbardir saya dengan pertanyaan ini-itu. Kemudian saya tegaskan lagi, “sebenarnya saya tidak begitu suka dengan asuransi jiwa. kalau boleh, saya minta saja telepon Bapak jikalau nanti saya mau menerima tawaran ini”. Anehnya, si penelpon hanya memberikan nomor SOS calling BNI yang banyak tertera di ATM-ATM center dan bukan nomor kantornya secara langsung. Saya tanya nama dia dan divisi dia bekerja, dia hanya menyebut namanya dan dia katakan dia berasal dari divisi telemarketing.

Hari ini, saya iseng membuka google. saya search mengenai program asuransi telemarketing di situs pencarian itu. ternyata banyak yang merasa tertipu oleh program seperti ini, khususnya orang-orang yang sudah cukup tua yang tidak terlalu mengerti bahasa dan istilah bisnis sehingga hanya menjawab, “Ya.. ya.. ya..” Mungkin informasi selengkapnya bisa dilihat di link di bawah ini: http://archive.kaskus.us/thread/1710917/20

Berhati-hatilah terhadap penawaran semacam itu, karena terkadang mereka tidak peduli kita paham akan produknya, tau-tau rekening sudah berkurang untuk pembayaran premi asuransi.

12 thoughts on “Hati-hati terhadap telemarketing asuransi!

  1. Tadi saya baru di tlp seperti yg ente alamin.
    tapi saya berpura2 saja saya perlu persetujuan keluarga..

    Apakah betul ini penipuan??…

  2. saya barusan ditawarin asuransi jiwa dengan premi Rp 60 rb per bulan langsung dipotong dari kartu kredit. katanya cuma fasilitas tele apa gitu panjang lebar lah. memang ga bener ya?? saya sih tolak aja, kebetulan saya sudah punya asuransi juga di bank tersebut.

  3. saya jg pnya pengalaman tentang asuransi bni…suatu hr istri saya mengajukan asuransi bni karena rayuan dari marketing kemudian jadilah asuransi dengan paket /6bln Rp.1.200 rb kemudian saat mau masuk pembayaran kedua dengan jumlah yang sama karena mau akhir tahun dari pihak marketing minta dipercepat pembayarannya akhirnya istri saya menurutinya setelah awal taun kami dapat surat untuk pembarayan premi segera krn sudah masuk jatuh tempo setelah kami komfirmasi ke pihak asuransi bni kata mereka klo sudah melakukan pembayaran acuhkan saja setelah berjalan bulan ke 3 kami dapat kiriman surat lagi bahwa premi kami sudah hangus dan uang yang akan dikembalikan ketabungan hanya 250rb….sedangkan perjanjiannya akan dikembalikan 70% yang saya binggung ini penipuan resmi atau ketololan dari istri saya…

  4. Sy brusan ditelp oleh pihak yg perampuan yg mengaku dari marketing bni, perampuan itu langsung menyebutkn nama sy dan bank bni tempat sy menabung, berbicara pun tidak ada titik, koma, jadi tiap kali dy bertanya sy jawab ya.ya.ya. stelah akhir dari penjelasannya dri via telpon sy ta maksudx adalah asuransi… yg perbulanx potongan 288.800 dy pun memberikan pilihan setuju atau tidak langsung jawab.. sy perlu pertimbangkan bersama suami dlu… kemudian dengan nada lembut sedikit memaksa sy harus memberikan jawaban saat itu jg.. sy jawa msalah besar potonganx perbulan sih ga masalah cuman kn butuh pertimbangan bersama suami dlu, lalu orng itu memaksa dijawab ya atau tidak… kemudian sedikit muyak sy matikan telponx e… malah 5 kali dy teloon lagi.. sdh tidak sy angkat lagi telponnya

  5. Saya juga dapat
    Terus saya jawab setuju aja
    Perihal seperti ini bisa di cancel ngga ya ??
    Tolong infonya dong…

  6. Sy juga prn pengalaman bgtu krjan yg tdk etis dan tdk tahu malu tu… asurasi atas nama BNI tp bs jadi aja BNI brkrja sma krn data n no hp dan rek bs di ketahui asuransi itu..
    Bank apa yg suka promosikan rekening dan hp kita sehingga kita bs dihubungi dan sesuka hatinya memotong uang kita taik anjing semue tu… kl penawarannya nggk jls dan pembicaraanya jg buat org bingung dn lalu me ok kannya saja..
    Program nangkap anjing namanya bgtu bro..
    Blg BNI itu teliti lagi jika ad program macam gtu dan jgn asi pamer rek org.

  7. Sebenarnya ini modus penipuan ngga sih ya..barusan ini saya alami hari ini, ,memang kata2nya menuntun kita untuk setuju, gimana selanjutbya kalau kita sudah bilang setuju ????

  8. Sy tadi siang jg sama ngalamin apa yang bapak dan ibu alamin, dan sy jg main jawab iya2 aj….. tp setelah di pikir2 kok prosedur nya aneh gt dmn tdk ad perjanjian tertulis sama sekali cuma ga tau jg cara meng cancel nya gmn..jd ya sdh sblm d debit sm mereka sy tarik sj dl saldo yang ad d rek ….khawatir ini memang modus penipuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s