How Important English and Public Speaking are!

Baru-baru ini teman-teman kantor saya ramai membicarakan Qory Sandrioriva yang mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2010. Yang menjadi bahan pembicaraan adalah penampilannya dalam sebuah interview dalam ajang tersebut. Dalam wawancara tersebut, sangat terlihat bahwa Qory tidak fasih berbicara dalam bahasa Inggris. Bukan hanya tidak fasih, tetapi jawabannya sangat acak-acakan. Berikut merupakan catatan mengenai wawancara Qory yang saya ambil dari satu situs di internet.

Q: Being a woman, what piece of advice would you give to a man?

Q: What is the best gift you have ever received?

A: In one restaurant, and that is the date that I know he was a playboy. So he have three girlfriends, including me. but before that I know that they have more than one-hundred girlfriends. It’s very bad, but I know the good is now he always care for me and can be a best friend for me. He always protect me, please Qory don’t like me, don’t same like me, you are a nice girl, so he never touch me, you know like a playboy, but umm, he always make me comfortable in inside her and yeah, it’s a very, very bad, bad date, but he inspiring me to be a tough woman.

Q: What is the worst date you have ever been on?

A: The best gift somebody ever given to me is the one box but the tartars is not look good or beautiful but it’s have a sounds, a beautiful sounds that makes me love the music, I love the music now. Now, I’m a singer and I’m study at singer for jazz, for classical and of course for pop. That is makes me know what I want to do. That makes me know what I love it. That makes me know what jobs or what kind of activities that I love it.

A: I think that when you down, your woman can make you up. And I think that, woman can be said that I have to advice for you that ummm…. if you way up, you have to be nice to people include women. So that when you down, women can be nice with you….

Yap, sudah dibaca kan? Sepertinya para pembaca juga sudah bisa menilai sendiri kemampuan bahasa Inggris Qory.

Selain beredar opini-opini yang bernada merendahkan di internet, ada juga yang berpendapat bahwa penampilan buruk Qory dipengaruhi oleh faktor psikis, yaitu merasa gugup saat wawancara. Namun, terlepas dari semua itu, saya tidak akan membahas mana yang lebih benar, dan saya juga tidak akan membahas mengenai Qory.Main point yang ingin saya tunjukkan bahwa baik Bahasa Inggris maupun percaya diri berbicara di depan umum (public speaking) merupakan dua kemampuan yang mesti dimiliki oleh manusia modern sekarang ini.

Bahasa Inggris menjadi penting karena bahasa tersebut sudah menjadi bahasa yang global. Jika Anda bekerja dengan orang asing ataupun bekerja di perusahaan asing, maka bahasa tersebut merupakan satu-satunya protokol untuk berkomunikasi. Ataupun jika Anda mencari suatu informasi di internet menggunakan search engine, maka sebagian besar informasi mungkin akan menggunakan bahasa Inggris. Itulah bahasa global. Suka tidak suka, kita semua harus menguasainya. Itulah sebabnya sejak Sekolah Dasar sudah mulai diajarkan bahasa Inggris dan bahkan banyak sekolah sudah membiasakan bahasa Inggris digunakan di tempat mereka. Saya rasa hal itu merupakan sesuatu yang baik.

Selain bahasa Inggris, public speaking merupakan satu hal yang lain yang mesti dikuasai oleh kita semua. Dunia kuliah dan dunia kerja sudah menobatkan kemampuan public speaking sebagai kemampuan yang mesti dimiliki. Oleh karena itu, sebaiknya public speaking sudah diterapkan kepada anak-anak sejak dini di Sekolah Dasar.

Anak Indonesia rata-rata adalah pemalu. Dan kebanyakan dia malu karena pengaruh lingkungannya yang tidak kondusif. Saya masih ingat ketika SD dulu. jika ada seorang teman disuruh untuk berbicara di depan kelas, baik untuk menjelaskan sesuatu atau bercerita, seringkali dia tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari teman-temannya. Mungkin di pikiran kita terlintas adegan-adegan film dimana seorang anak bercerita tentang sesuatu atau tentang keluarganya di depan kelas, dan semua teman-temannya sangat fokus untuk menyimak. Setelah dia selesai, diberi tepuk tangan. Saya harap kondisi seperti itu mulai terjadi di Indonesia agar anak-anak kita terbiasa melakukan public speaking sejak dini.

First assignment saya setelah bekerja sekitar 2 minggu adalah presentasi. Saya harus mempresentasikan materi apa saja yang telah saya pelajari dalam dua minggu ini di depan boss dan rekan-rekan tim yang lain. Memang gugup rasanya. Meski presentasinya masih minggu depan, tapi ketika saya mengingatnya jantung ini akan deg-degan. Saya jadi teringat ketika saya akan sidang sarjana beberapa bulan yang lalu. Tegang sekali. Takut, cemas, stress, semuannya campur aduk. Untungnya, saya tidak harus menggunakan bahasa Inggris dalam presentasi tersebut. Padahal di kantorku, bahasa Inggris merupakan bahasa wajib yang mesti dikuasai. Soalnya kapan pun Anda bisa mendapatkan panggilan telepon dari orang asing.

Mendapat assignment tersebut membuat saya sadar bahwa kemampuan public speaking dan bahasa Inggris sangat penting. Huh, sayangnya sudah sedikit terlambat untuk orang yang sudah lulus kuliah. Bagi yang belum, dari sekarang mulai belajar keduanya. Di masa depan, pasti akan terasa manfaatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s