Basic LTE (Part V: Features)

Pada beberapa tulisan saya sebelumnya telah dibahas secuil mengenai apa itu LTE dan kebutuhan apa yang mendorong berkembangnya teknologi tersebut. Namun, saya tidak banyak membahas detil mengenai kemampuan yang dapat diberikan oleh LTE dibandingkan dengan teknologi pendahulunya. Kali ini saya akan menuliskan secara khusus mengenai fitur-fitur yang ditawarkan LTE. Fitur-fitur ini sesuai dengan persyaratan yang sekaligus menjadi target 3GPP bagi LTE.

Spectrum efficiency:

  • DL : 3-4 times HSDPA for MIMO(2,2)
  • UL : 2-3 times E-DCH for MIMO(1,2)

Frequency Spectrum :

  • Scalable bandwidth : 1.4, 3, 5, 10, 15, 20MHz. To cover all frequencies of IMT-2000: 450 MHz to 2.6 GHz

Peak data rate (scaling linearly with the spectrum allocation):

  • DL : > 100Mb/s for 20MHz spectrum allocation
  • UL : > 50Mb/s for 20MHz spectrum allocation 

Capacity:

  • 200 users for 5MHz, 400 users in larger spectrum allocations (active state)

Latency:

  • C-plane : < 100ms to establish U-plane
  • U-plane : < 10ms RTT from UE to server

Coverage:

  • Performance targets up to 5km, slight degradation up to 30km

Support both TDD and FDD

Mobility:

  • LTE is optimized for low speeds 0-15km/h but connection maintained for speeds up to 350km/h
  • Handover between 3G & 3G LTE. Real-time < 300ms. Non-real-time < 500ms

Ada tiga teknologi kunci yang membuat LTE dapat memberikan kemampuan lebih, yaitu:

  1. Orthogonal frequency division multiple access—OFDMA (DL)/ Single carrier frequency division multiple access—SC-FDMA (UL) — Selain teknik modulasi yang robust, OFDMA dapat meningkatkan spektral efisiensi sedangkan SC-FDMA memiliki keunggulan dalam efisiensi daya. Selain itu, penggunaan kedua teknik multiple access tersebut membuat rancangan Rx lebih sederhana sehingga harga user equipment (UE) menjadi lebih murah.
  2. MIMO (multiple input multiple output) —Teknik yang menggunakan beberapa antena pemancar dan penerima sekaligus dapat meningkatkan link capacity. Selain itu, teknik MIMO juga dapat mengatasi multipath interference dan meningkatkan throughput.
  3. Flat IP architecture

(sumber ilustrasi: http://www.cronyinfotech.com/wp-content/uploads/custom/performance.jpg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s