Desain dan Impelementasi Mobile Portal pada Sarana Transportasi Kereta Api

Selepas dari perjalan saya bersama tiga orang kawan sekampus ke Surabaya minggu lalu, banyak orang bertanya tentang karya yang tim saya buat yang pada akhirnya memenangkan juara 1 di ajang LCEN XV 2010 kemarin. So, saya ingin share sedikit tentang ide dan sistem yang kami buat, siapa tahu bisa bermanfaat bagi yang membacanya.

Latar Belakang

Kebosanan merupakan salah satu hal yang paling dibenci manusia dalam hidupnya. Misalnya saja, Anda sudah datang tepat waktu untuk rapat, sementara di ruangan rapat belum ada satu orang pun yang datang. Rapat tidak bisa dimulai tepat waktu, dan akhirnya Anda menjadi bosan dan cenderung bete. Itulah menunggu. Sering kali aktivitas tidak efisien ini mengakibatkan efek-efek negative bagi Anda sendiri dan bagi orang-orang di sekeliling Anda juga. Nah, menunggu ternyata dialami juga oleh penumpang kereta api. Apalagi kereta api Indonesia pada umumnya beroperasi antar kota sehingga penumpang mesti memakan waktu yang cukup lama di perjalanan menuju kota tujuan. Biasanya, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh seorang penumpang dalam kereta. Paling-paling tidur, makan, ngecek sms, sms-an, YM-an, buka FB, ngemil, akhirnya tidur lagi. Inilah latar belakang utama munculnya ide untuk merancang mobile portal.

Selain karena kebosanan, kami juga ingin agar kereta api Indonesia bisa lebih bernilai dan memiliki nilai tambah. Akhir-akhir ini, banyak sekali berita yang mengungkap sisi lemah kereta api di Indonesia, misalnya kecelakaan Argo-Bromo dan juga kebakaran kereta ekonomi yang disinyalir dilakukan secara sengaja. Dengan adanya berita-berita seperti itu, tidak disadari akan terbentuk mindset negatif di benak masyarakat bahwa naik kereta api itu bahaya, dsb. Padahal, sisi positif dari kereta api Indonesia cukup banyak, tapi sayangnya tidak pernah diekspos. Berangkat dari keprihatinan ini, kami terdorong untuk mengembangkan sistem mobile portal ini.

Mobile Portal

Apa sih mobile portal? Tak perlu bingung dengan penamaannya, sebenarnya konsep dari sistem yang kami kembangkan sangat sederhana. Pada intinya, kami berusaha membangun sebuah jaringan intranet di dalam rangkaian kereta api. Ke jaringan ini ditumpangkan beragam aplikasi lokal yang bisa diakses oleh penumpang dengan menggunakan gadget-nya, seperti handphone dan laptop via koneksi WLAN (Wi-Fi). Diharapkan dengan adanya aplikasi-aplikasi lokal yang informatif, entertaining, dan menarik, penumpang bisa mendapatkan solusi alternatif untuk mengisi kejenuhannya ketika melakukan perjalanan dalam kereta.

Ada dua bagian utama sistem ini, yaitu: server dan repeater. Server direalisasikan dengan menggunakan satu perangkat bernama Soekris Net5501 yang secara sederhana dapat dipahami sebagai suatu komputer kecil. Untuk media storage digunakan sebuah Compact Flash 2 GB, dan untuk konektivitas Wi-Fi yang lebih baik ditambahkan sebuah PCI-card dengan antena eksternal. Ke dalam CF, akan diinstal OS Linux Debian, web server dan komponen lainnya yang diperlukan sehingga pada akhirnya Soekris Net5501 ini dapat berfungsi sebagai server dan bisa diakses oleh penumpang. Repeater direalisasikan dengan menggunakan Linksys WRT54GL. Dengan menggunakan firmware dd-wrt, perangkat ini bisa berfungsi sebagai repeater. Repeater akan ditempatkan di setiap kereta dimana tidak ditempatkan Soekris Net5501 di sana, sehingga fungsinya praktis untuk menjangkau seluruh penumpang.

Aplikasi

Aplikasi yang dapat diakses oleh penumpang via mobile portal ini mencakup content multimedia seperti mp3 dan video. Kemudian, ada juga aplikasi chatting antar penumpang. Selain itu, ada juga berita dan informasi tentang kereta yang dapat dibaca penumpang. Namun, yang paling unik adalah aplikasi pemesanan menu ResKA online. Jadi dengan menu ini, penumpang dapat memesan menu makanan dan minuman tanpa perlu menunggu si pramugari lewat. Tengah malam pun, penumpang tidak perlu mendatangi kereta makan secara langsung. Dengan aplikasi ini, penumpang cukup memesan makanan lewat gadget-nya. Kemudian, admin di kereta makan akan menerima notifikasi pemesanan baru. Makanan disiapkan dan diantarkan ke penumpang beserta nota transaksinya. Setelah dibayar, admin akan meng-update status pembayaran menjadi ”LUNAS”. Sungguh aplikasi ini membuat pemesanan makanan menjadi praktis.

Tim Pengembang

Karya ini merupakan hasil kami bertiga: Giri Kuncoro, Zahara Yulianti, dan saya sendiri (Jeffrey Kurniawan), di bawah bimbingan Bpk. Tutun Juhana, S.T., M.T. Meski demikian, karya ini mustahil bisa mencapai tahap ini tanpa pendahulu kami, Luky Rahmawan dan Awaluddin.

So, Thanks to all of you yang sudah terlibat dalam pengembangan karya ini.

3 thoughts on “Desain dan Impelementasi Mobile Portal pada Sarana Transportasi Kereta Api

  1. Wah, terima kasih banyak, lho, mas, mau bikinin saranan buat KA, saya mewakili teman saya selaku pecinta KA mengucapkan terima kasih akan jasa mas dalam mencoba membuat KA punya nilai +! tapi, asumsi massa sudah berubah, sih, mas, tentang KA, banyak yang mulai mengandalkan transportasi satu ini, tapi tetap, saya bersyukur akan mas yang mau memperhatikan kereta! jarang ada orang mau susah2 membuat ginian

    • Hallo Mas,

      Iya, itu kereta sewaktu saya ke Surabaya. Mengenai sistemnya sendiri, sayangnya hanya berhenti sampai prototipe lab. Jadi tidak diimplementasikan di kereta secara komersil. dulu saya buat sistem itu bersama partner saya di bawah dosen pebimbing untuk keperluan Tugas Akhir. hehe.
      Tapi saya cukup senang ketika beberapa waktu lalu sudah ada fasilitas Wi-Fi tersedia di atas kereta, karena saya rasa cukup satu tujuan dengan ide kami.🙂

      Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s