The Swordless Samurai: Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI

Jepang abad ke-16 merupakan zaman pembantaian dan kegelapan. Zaman dimana satu-satunya hukum yang ada adalah hukum pedang.

Dalam tatanan masyarakat hierarkis yang kaku dan melarang keras penyatuan kelas sosial, Hideyoshi lahir sebagai seorang anak petani miskin. Hideyoshi yang hanya setinggi 150 senti dan berbobot lima puluh kilogram serta tidak memiliki kemampuan bela diri, tampaknya mustahil untuk menjadi seorang samurai. Tetapi dialah yang menjadi pemenang tunggal dari perang berkepanjangan dan berhasil menyatukan negeri yang sudah tercabik-cabik selama lebih dari 100 tahun. Dialah Sang Samurai Tanpa Pedang.

Ditulis dengan gaya bertutur dari sudut pandang pihak pertama, seolah-olah buku ini merupakan memoar Hideyoshi, sehingga kita akan terbawa ke dunia di mana Toyotomi Hideyoshi hidup.

***

Buku ini memang benar-benar membawa pembaca ke alam Hideyoshi. Pembaca seolah-olah merasa bahwa Hideyoshi yang bercerita langsung kepadanya. Gaya bertutur seperti ini membuat saya betah membaca setiap babnya. Tidak seperti buku kepemimpinan lain yang kebanyakan lebih bersifat menjelaskan dan berisi panduan atau tips-tips.

Dalam setiap bab buku ini terdapat satu atau lebih esensi kepemimpinan yang ingin disampaikan Hideyoshi melalui refleksinya terhadap peristiwa dan tantangan yang sudah berhasil dia taklukan. Satu bab dengan yang lainnya tidak berkesinambungan secara alur cerita. Hal ini memudahkan pembaca untuk membacanya hanya beberapa bab saja pada satu kesempatan tanpa harus takut lupa cerita terakhir yang dibaca.

Hideyoshi adalah satu-satunya orang yang berhasil menduduki pucuk pimpinan tertinggi di Jepang yang tidak berasal dari kaum bangsawan pada masa itu. Dia merangkak karirnya dari bawah, dari nol. Sudah banyak pekerjaan rakyat kecil yang dia lakukan, hingga akhirnya dia berkesempatan menjadi pegawai rendahan di Klan Oda, klan yang pada akhirnya membuat dirinya mampu menduduki posisi wakil kaisar Jepang. Bisa dikatakan bahwa modal utama Hideyoshi hanya keberanian, kegigihan untuk maju dan percaya diri. Bermodalkan ketiga sifat itu, dia berhasil menunjukkan prestasi lebih dari yang diharapkan dari perannya yang kecil sebagai pembawa sandal. Akhirnya, selangkah demi selangkah, dia diberikan tanggung jawab yang lebih besar.

Kunci keberhasilan Hideyoshi tidak hanya terletak pada dirinya sendiri. Dia menuturkan bahwa banyak faktor lain di luar dirinya yang turut andil dalam keberhasilannya. Salah satunya adalah orang-orang kepercayaan di sampingnya yang berdedikasi dan berbakat. Mereka berasal dari berasal dari latar belakang yang berbeda. Ada yang sebelumnya adalah biksu. Ada juga yang sebelumnya merupakan teman Hideyoshi mencari nafkah di masa susah sebelum bergabung dengan klan Oda. Uniknya, ada juga yang sebelumya merupakan musuh Hideyoshi. Di sini, Hideyoshi turut bercerita mengenai bagaimana dia dengan jeli melihat talenta luar biasa dari orang-orang tersebut dan juga bagaimana strategi yang tepat untuk membujuk mereka bergabung.

Tak ada gading yang tak retak. Demikian pula halnya dengan Hideyoshi. Di puncak kejayaannya sebagai wakil kaisar, dia akhirnya menyadari bahwa kekuasaan itu melenakan. Di akhir buku ini, kita bisa mendapati bahwa ada beberapa keputusan tidak tepat dan bertentangan dengan prinsip-prinsip perjuangannya dahulu yang dia ambil.

Bagi saya, buku ini adalah buku tentang kepemimpinan yang sangat menarik dan mengandung esensi yang cukup lengkap mengenai bagaimana menjadi seorang pemimpin yang berhasil.

(referensi: The Swordless Samurai: Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI )

One thought on “The Swordless Samurai: Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s