Microphone: Feedback

Dalam pengoperasian normal sebuah sound system, ada kalanya sebagian dari suara yang dihasilkan oleh loudspeaker diterima oleh microphone dan masuk kembali ke dalam sistem. Ketika gain sistem meingkat, level suara dari loudspekaer yang masuk ke microphone juga meningkat. Pada satu waktu, suara yang masuk kembali tersebut akan mengalami penguatan hingga mencapai level yang sama seperti … Continue reading Microphone: Feedback

Advertisements

Microphone: Placement

Sedikit mengulas yang telah dipaparkan pada posting-an sebelumnya, suara (sound) dapat dikategorikan sebagai desired dan undesired. Kemudian, soundfield atau total suara dalam satu ruangan, merupakan gabungan dari direct sound dan ambient sound. Level direct sound menurun seiring dengan bertambahnya jarak sedangkan ambient sound akan tetap di level yang konstan. Critical distance adalah jarak (dari sumber … Continue reading Microphone: Placement

Microphone: Physical Design

Bagaimana hubungan antara desain mekanis dan  operasional microphone dengan aplikasinya? Ada beberapa jenis microphone untuk aplikasi ibadah: handheld, user-worn, free-standing mounted, dan boundary atau surface mounted. Masing-masing tipe tersebut dibedakan berdasarkan ukuran, bentuk ataupun mounting method yang spesifik untuk penggunaannya. Kemudian, beberapa microphone bisa juga dilengkapi dengan fitur-fitur khusus, seperti on-off switch, yang mungkin dibutuhkan … Continue reading Microphone: Physical Design

Microphone: Electrical Output

Bagaimana sinyal keluaran microphone dapat match dengan INPUT sound system? Karakter sinyal keluaran microphone diantaranya ditentukan oleh sensitivitas, impedansi dan konfigurasi dari microphone itu sendiri. Demikian pula halnya dengan INPUT sound system. Sensitivitas microphone dapat diartikan sebagai perbandingan level keluaran elektrik yang dihasilkan terhadap level suara masukannya. Semakin besar sensitivitas, maka semakin besar pula keluaran … Continue reading Microphone: Electrical Output

Microphone: Directionality

Bagaimana microphone merespon suara yang bersumber dari arah yang berbeda-beda? Karakteristik direksional dari sebuah mic merupakan variasi output yang dihasilkan ketika mic tersebut diarahkan pada sudut yang berbeda-beda terhadap arah sumber suara. Hal ini mempengaruhi bagaimana menempatan microphone relatif terhadap sumber suara agar suara yang diinginkan dapat masuk secara optimal dan suara yang tidak diinginkan … Continue reading Microphone: Directionality

Microphone: Respon Frekuensi

Bagaimana suara yang dihasilkan microphone? Respon frekuensi (frequency response) microphone didefinisikan sebagai rentang suara (dari frekuensi terendah hingga tertinggi) yang dapat dihasilkan dan variasinya di antara rentang tersebut. Ada dua tipe respon frekuensi yang sudah sangat umum, yaitu: flat dan shaped. Sebuah microphone yang dapat memberikan output yang uniform pada setiap frekuensi audio disebut respon … Continue reading Microphone: Respon Frekuensi

Microphone: Prinsip Kerja

Prinsip Kerja Microphone:  Bagaimana microphone dapat mengubah suara menjadi sinyal elektrik? Prinsip kerja dari microphone menjelaskan tipe transducer yang berada di dalam microphone tersebut. Transducer adalah sebuah alat yang dapat mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Dalam kaitannya dengan microphone, transducer mengubah energi akustik (suara) mernjadi energi listrik. Menurut cara kerjanya, ada … Continue reading Microphone: Prinsip Kerja